Mobil

Efek Samping Menggunakan Cairan Antibocor, Tidak Disarankan

Cairan antibocor banyak ditawarkan oleh toko ban ketika kamu mengganti ban baru, cairan ini diklaim dapet menutup lubang ketika ban kamu kempes atau kena paku.

Dengan menggunakan cairan tersebut, ketika ban kamu kempes atau bocor dijalan akan menutup dengan sendirinya dan tidak perlu ditambal.

Akan tetapi tidak disarankan untuk menggunakan cairan antibocor tersebut, berikut alasan kenapa tidak disarankan.

1. Pabrikan ban tidak menyarankan pakai cairan pada ban

Ban Motor – Sources otomotif.kompas.com

dikutip pada artikel IDNTimes, pabrikan ban tidak menyarankan untuk menambahkan cairan antibocor pada ban kendaraan kamu.

Cairan antibocor memang sangat membantu pada saat kendaraan kamu kempes dan terkena benda asing pada ban. Tetapi ada efek sampingnya yang akan dirasakan pengendara lainnya.

2. Efek Cairan Antibocor

Efek Cairan – Sources Gridoto

Selain praktis digunakan cairan tersebut dapat bagian dalam ban dan dapat merusak bagian velg kendaraan kamu lho.

Kenapa itu bisa terjadi ? karena cairan antibocor mengandung unsur korosif yang bisa mengikis dinding dalam ban dan dalam velg jadi ikut rusak. jika tampak luar tidak kelihatan maka akan ketahuan saat kamu bongkar ban dari velg.

Baca Juga : Modifikasi Yamaha F1ZR Terbaru, Cukup Ganti Part ini

3. Lebih Baik Tambal Ban

Sources otomotif.kompas.com

Jika kita lihat dari efek samping dapet merusak bagian ban dan velg, rasanya akan lebih baik jika kamu mengalami bocor pada ban ditambal saja seperti biasa.

Lebih baik kamu menambal ban kamu daripada velg dan ban cepat rusak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top